Pesta Juara Juventus Tertunda Setelah Tumbang Di Markas SPAL

Beritabola6 – Juventus gagal mengunci gelar scudetto di pekan ke-32 Liga Italia. Di luar dugaan, Bianconeri terjungkal saat melawat ke markas SPAL dengan skor akhir 1-2.
 
Bertandang ke Stadioin Paolo Mazza, Sabtu 13 April 2019 malam WIB. Bianconeri cuma tambahan satu poin untuk memastikan gelar juara Liga Italia 2018/2019.
 
Start Juventus positif usai Moise Kean membawa tim tamu unggul pada menit ke-30. Namun SPAL bangkit dengan mencetak dua gol pada paruh kedua.
 
Kevin Bonifazi mencetak gol penyama SPAL pada menit ke-49. Sergio Floccari kemudian melengkapi comeback SPAL lewat golnya pada menit ke-74.
 
Dengan hasil ini, Juventus harus menunda pesta juaranya. Mereka masih memimpin klasemen dengan 84 poin dari 32 laga, unggul 20 angka atas Napoli yang baru akan bertanding melawan Chievo pada Minggu 14 Aprl 2019.
 
Sementara itu, kemenangan ini membawa SPAL semakin menjauh dari zona degradasi. SPAL naik ke peringkat ke-13 dengan 35 poin.
 
Jalannya Pertandingan
 
Juventus menurunkan pemain muda. Di antaranya, Paolo Gozzi dan Grigoris Kastanos. Tapi, di lini depan Juventus tetap menurunkan Paulo Dybala yang diduetkan dengan Moise Kean.
 
Kean melanjutkan penampilan sip dengan mencetak gol di laga itu. Dia menjebol gawang tuan rumah di menit ke-30.
 
Kean jeli melihat tembakan dari Joao Cancelo, yang sebenarnya melebar. Oleh Kean bola diarahkan ke gawang dan tak bisa dicapai oleh kiper SPAL, Emiliano Viviano.
 
Pertandingan itu sendiri berjalan lambat. Juventus baru benar-benar menekan SPAL pada menit ke-12. Tapi, kemudian SPAL bisa langsung membalas.
 
Pada menit ke-15, Lazzari melepaskan umpan yang disambar dengan tendangan salto Alessandro Murgia. tapi, sepakannya masih terlalu lemah dan bisa ditepis kiper Juventus, Mattia Perin.
 
Setelah tercipta gol di menit ke-30, tak ada lagi tambahan gol. Juventus unggul satu gol tanpa balas di babak pertama.
 
Memasuki babak kedua, SPAL mengambil inisiatif untuk menekan. Empat menit usai restart, tuan rumah menyamakan kedudukan.
 
Gol SPAL berawal dari tendangan sudut. Bola yang ditendang oleh Pasquale Schiattarella diteruskan dengan sundulan oleh Kevin Bonifazi. Bola sempat memantul ke tanah dan Mattia Perin gagal mengantisipasinya.
 
Gol tersebut membuat SPAL makin meningkatkan serangan. Pada menit ke-59, SPAL kembali dapat peluang untuk mencetak gol. Umpan silang Lazzarri disambut dengan tandukan oleh Murgia. Namun kali ini Perin bisa mengamankan bola.
 
Juventus mencoba bereaksi. Hans Nicolussi Caviglia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan memaksa Viviano melakukan penyelamatan.
 
Peluang lain didapat Juventus. Dybala menyambar bola muntah dari tembakan Cuadrado yang diblok, tapi Viviano bisa mengantisipasinya.
 
SPAL berbalik unggul pada menit ke-74. Murgia menyerobot bola dari Nicolussi dan masuk ke kotak penalti. Bola kemudian dioper ke Sergio Floccari yang kemudian menuntaskannya jadi gol dengan sepakan yang mengecoh Perin.
 
VAR sempat digunakan untuk meninjau apakah Murgia melakukan handball sebelum mengoper bola kepada Floccari. Namun gol dinyatakan sah.
 
Tertinggal, Juventus terus berupaya menekan. Massimiliano Allegri memasukkan Federico Bernardeschi untuk menambah daya gedor.
 
Upaya Juventus untuk mencetak gol balasan nyaris membuahkan hasil pada masa injury time. Namun sundulan Mattia De Sciglio yang meneruskan tendangan bebas Bernardeschi masih melebar dari gawang SPAL.